Senin, 07 Maret 2016

PUISI - LAGI




















Lagi
Embun bening itu menetes
Lagi
Senyum itu berubah menjadi tangis
Dan lagi
Kebahagiaan itu direnggut

Sesak itu kembali datang
Menghantam begitu kejam
Menjerat leher tanpa ampun
Sakit

Lagi
Dihempaskan seperti sampah
Tak berguna
Tak ada artinya
Seperti itukah?

Lalu, apa tawa tak boleh menghampiri?
Apa penghargaan tak bisa didapat?
Apa hanya makian?
Apa tak ada terima kasih?
Apa tak ada kebanggaan?

Seperti barang cacat
Hanya ada penyesalan
Hanya ada makian
Tak ada kehangatan

Mungkin memang tak artinya
Mungkin memang tak ada kehangatan

Seolah terlempar ke dalam jurang yang tak berdasar
Dihempaskan begitu saja tanpa perasaan

Lagi
Ya, lagi-lagi


Desi Tri Rahmawati
Sidoarjo, 7 Maret 2016


0 komentar:

Posting Komentar