Minggu, 07 Februari 2016

PUISI - Senandung Hujan

















Lagi
Rintiknya kembali membasahi bumi
Berjatuhan satu per satu
Semakin lama semakin deras
Dingin
Serasa menusuk tubuhku
Membuatnya beku dan menggigil
Menghujam begitu dalam
Sunyi
Hanya gemericiknya yang terdengar
Juga desau angin yang menyertai
Menemani dalam kebisuan
Meramaikan suasana kamar yang hampa
Tak kau dengarkah?
Atau tak sampaikah?
Kutitipkan rindu dalam setiap tetesnya
Berharap akan sampai padamu
Berharap dalam ketidakpastian
Aneh
Ya, memang aneh
Begitu gila dan tidak ada logika
Bahkan hujan pun tertawa menyaksikannya
Hanya membisu
Terdiam tanpa kata
Mencintai dalam kehampaan



Desi Tri Rahmawati
Sidoarjo, 2 Februari 2016

0 komentar:

Posting Komentar